Berita Terkini

476

Sosialisasikan Pemilu 2024 Melalui Upacara Bendera

Kurang Lebih 2 (dua) bulan lamanya yakni mulai tanggal 29 Agustus s/d 03 Oktober 2022, KPU Soppeng melaksanakan jadwal kunjungan ke sekolah- sekolah setingkat SMA/SMK/ MA sederajat yang ada di Kabupaten Soppeng dengan bertindak sebagai pembina pada pelaksanaan upacara bendera setiap hari senin.  Kegiatan ini adalah salah satu bentuk sosialisasi dan pendidikan pemilih dalam rangka pemilihan serentak tahun 2024 dengan sasaran pemilih pemula yang sebagian besar masih berstatus sebagai siswa atau pelajar di Sekolah Menengah.  Tim sosialisasi yang terdiri dari Anggota KPU didampingi oleh 2 (dua) orang staf sekretariat mengunjungi 23 (dua puluh tiga) sekolah dari 24 (dua puluh empat) SMA/SMK/MA sederajat yang sudah dijadwalkan. 1 (satu) sekolah yang sudah terjadwal tetapi tidak sempat dikunjungi karena pihak sekolah memiliki jadwal yang sulit disesuaikan atau tidak menemukan titik temu dengan jadwal KPU Soppeng. Dalam amanat pembina upacara di Darul Da’wah Wal irsyad (DDI) Citta yang merupakan salah satu sekolah terakhir yanng dikkunjungi pada jadwal pelaksanaan sosialisasi, Ketua KPU Soppeng menyampaikan kepada para siswa untuk menumbuhkan kesadaran pemilu dengan menggunakan hak politik serta menjaga proses pemilu dengan menghindari konten negatif serta politik transaksional, Jelas Muhammad Hasbi. Di hari yang sama namun tempat berbeda, Musakkir yang menjadi pembina upacara di SMAN 2 Soppeng menyampaikan kepada para siswa - siswi yang sudah berumur 17 (tujuh belas) tahun pada Pemilu 14 Februari 2024 sedari sekarang harus belajar tentang pemilu termasuk mengetahui track record calon. Selain sebagai pembina upacara, beberapa sekolah seperti SMK Muhammadiyah Marioriwawo, MAN 1 Soppeng, dan SMKN 2 Soppeng juga meminta kesediaan KPU Soppeng untuk mengukuhkan pengurus Osis dan MPK yang baru saja terpilih. Tim sosialisasi yang dibentuk oleh KPU Soppeng untuk pelaksanaan sosialisasi dan pendidikan pemilih di SMA/SMK/MA sederajat se- Kabupaten Soppeng melibatkan seluruh anggota KPU yakni Aspikal dan Andi Raehana. (da/teknishupmassoppeng)


Selengkapnya
440

Rakor PPDB Triwulan Ketiga di Kabupaten Soppeng

Selasa (20/09/2022), Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Soppeng melaksanakan Forum Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PPDB) triwulan ketiga sebagai amanat dari Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 6 Tahun 2021 tentang Data Pemilih Berkelanjutan. Kegiatan ini terlaksana di hotel Grand Saota Watansoppeng dengan mengundang para pemangku kepentingan antara lain Bawaslu, Kapolres Soppeng, Dandim 1423 Soppeng, Camat se - Kabupaten Soppeng, Dinas Kependudukan & Pencatatan Sipil, Kemenag Kab. Soppeng, Kepala Rutan Kelas II B Kabupaten Soppeng, KesbangPol Kab. Soppeng, serta Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS). Rakor tersebut  bermaksud untuk menerima masukan dari para peserta dengan tujuan utama memperoleh data pemilih yang valid dan berkualitas. Salah satu usulan dari Kabag OPS Polres Soppeng yang hadir mewakili Kapolres ‘ KPU Soppeng melakukan sosialisasi yang massive kepada masyarakat termasuk melalui media sosial terkait tahapan pemutakhiran data pemilih’ ungkapnya. Masukan tersebut direspon positif oleh KPU Soppeng dengan menyampaikan pula bahwa ‘saat ini KPU Soppeng telah melaksanakan sosialisasi dengan cukup gencar baik dalam bentuk kunjungan ke sekolah- sekolah misalnya, maupun melalui pemanfaatan media sosial’ jelas Aspikal, penanggungjawab Divisi Hukum dan Pengawasan. Ditambahkan pula oleh Anggota KPU Divisi Perencanaan, Program dan Data bahwa sekarang KPU Soppeng tengah melaksanakan pencocokan dan penelitian terbatas (CokTas) di beberapa desa/ kelurahan yang ada di Kabupaten Soppeng terhadap data hasil pemadanan Data Pemilih Berkelanjutan (DPB) KPU RI dan data SIAK Kementerian dalam Negeri Semester II Tahun 2021. ‘selain CokTas KPU juga berkoordinasi dengan pihak sekolah terkait pemilih pemula’ tutur Andi Raehana. Disambung oleh pihak DisdukCapil Kabupaten Soppeng, terkait data yang sudah dicocokkan dan difaktualkan oleh KPU Soppeng agar dapat disandingkan supaya data kependudukan bisa lebih mutakhir. Pemutakhiran yang akhirnya menghasilkan data pemilih akurat, valid dan berkualitas pada hakikatnya membutuhkan kerjasama semua elemen pemangku kepentingan mengingat sifat dari data kependudukan yang dinamis. (da/teknishupmassoppeng)


Selengkapnya
472

KPU Soppeng Bimtek Penyelenggara Pemilos SMANSA

Pemilihan Ketua Osis SMAN 1 Soppeng akan digelar pada tanggal 07 Oktober 2022 dengan tema “Pemilu Raya OSIS SMAN 1 Soppeng untuk Indonesia Masa Depan” dan digadang- gadang akan menyerupai atau miniatur Pemilihan Umum. Untuk itu, pada hari Sabtu (24/09/22) pihak penyelenggara Pemilos SMANSA akan melaksanakan simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara dan mengundang KPU Soppeng sebagai pendamping pada kegiatan tersebut. Menurut guru pembimbing, ada yang berbeda dari pelaksanaan Pemilos  di SMANSA. Tahun ini, semua siswa berhak untuk mengajukan diri sebagai kandidat dengan syarat memiliki dukungan dari organisasi yang ada di sekolah. ‘Hal ini disambut antusias bukan hanya oleh para siswa, tetapi juga guru- guru di sekolah’ tutur Andi Mulyadi. Sebelum kegiatan simulasi dilaksanakan, terlebih dahulu tim dari KPU Soppeng memberikan bimbingan teknis tentang bagaimana tata cara pemungutan dan penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan Rekapitulasi Suara. Diawali dengan Ketua KPU Soppeng, Muhammad Hasbi yang menyampaikan tentang tugas- tugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), kemudian dilanjutkan oleh Aspikal, Divisi Hukum dan Pengawasan yang menyampaikan tentang formulir apa saja yang digunakan saat proses pungut hitung berlangsung di TPS dan bagaimana mekanisme pengisiannya tentu saja menyesuaikan dengan kebutuhan Pemilos. Proses simulasi diupayakan menyerupai kondisi di TPS, sebanyak 30 (tiga puluh) pemilih yang terdaftar, hanya 20 (dua puluh) orang yang hadir dengan kasus suara tidak sah dan surat suara rusak atau kasus - kasus yang sering dan lazim terjadi di TPS. Untuk diketahui, adopsi pemilihan umum benar- benar dilakukan oleh SMANSA Soppeng, mulai dari pembentukan Komisi Pemilihan Osis (KPO), Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang berjumlah 7 orang, Bawaslu Pemilos, DKPP Pemilos, serta saksi dari 3 (tiga) Calon yang akan bertugas pada hari pemungutan suara. Selain itu, tahapan yang paling ditunggu sebelum hari Pemilos tiba adalah debat kandidat yang bisa menjadi salah satu momentum meyakinkan pemilih  dengan visi misi yang diajukan calon. KPU Soppeng berharap, Pemilos SMANSA ini menjadi pelopor pelaksanaan pembelajaran berdemokrasi bagi generasi muda. (da/teknishupmassoppeng)


Selengkapnya
439

KPU Soppeng Klarifikasi Tanggapan Masyarakat Termin Pertama

Sesuai dengan Surat Dinas Nomor 670/PL.01.1-SD/05/2022 perihal tanggapan masyarakat, maka KPU Kabupaten/kota melakukan klarifikasi secara langsung dengan menghadirkan masyarakat yang mengajukan tanggapan dan mempertemukan dengan partai politik yang diadukan. Untuk itu, pada hari Rabu (14/09/2022) KPU Soppeng melaksanakan klarifikasi secara langsung kepada Saudara Akbar yang mengadukan Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) telah mencatut nama dan data diri yang bersangkutan. Proses klarifikasi langsung hanya dihadiri oleh Saudara Akbar karena pihak partai politik tidak berkesempatan untuk hadir. Dalam klarifikasinya, Saudara Akbar menyampaikan kepada KPU Soppeng bahwa dia mengecek keanggotaan parpol melalui link di info pemilu yang disosialisasikan oleh KPU. Setelah mengecek dan terdaftar sebagai anggota partai politik. Maka pelapor mengikuti mekanisme pengajuan secara online bahwa tidak pernah secara sadar memberikan data diri kepada partai politik untuk didaftarkan sebagai anggota. ‘saya berharap, setelah memasukkan aduan kepada KPU, maka nama saya bisa dihapus dari keanggotaan parpol karena saya adalah Dewan Pengawas PDAM yang tidak boleh menjadi anggota parpol manapun’ harapnya. klarifikasi secara langsung dilakukan oleh Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu, Musakkir dan Divisi Hukum dan Pengawasan, Aspikal. Adapun dokumen yang menjadi hasil proses klarifikasi tersebut adalah Surat Keterangan klarifikasi tanggapan masyarakat yang ditandatangani oleh pelapor dan petugas klarifikasi. Untuk petugas penghubung partai politik tidak bertandatangan karena tidak hadir. Sebagai tindak lanjut dari hasil klarifikasi, maka KPU Soppeng menuangkan dalam formulir  Model Berita Acara Tanggapan Masyarakat -Parpol  dan diupload ke aplikasi helpdesk untuk dilaporkan kepada KPU RI sebagai hasil klarifikasi tanggapan masyarakat termin pertama yaitu mulai tanggal 01 Agustus s/d 14 September 2022. Bawaslu Soppeng turut hadir menyaksikan dan mengawasi proses klarifikasi tanggapan masyarakat pada termin pertama ini. (da/teknishupmassoppeng)      


Selengkapnya
455

Bangun Kerjasama, Demi Sukses Pemilu dan Pemilihan 2024

Proaktif melaksanakan sosialisasi tahapan Pemilihan Umum Serentak Tahun 2024, KPU Kabupaten Soppeng mengundang Pemuka agama, Instansi/Lembaga Keagamaan, ormas serta tokoh adat dan tokoh masyarakat sebagai mitra strategis penyelenggara dalam mensukseskan Pemilu dan Pemilihan Serentak tahun 2024. Pertemuan dengan mitra strategis ini dilaksanakan pada hari Rabu (07/09/2022) pukul 10.00 WITA bertempat di Hotel Grand Saota Watansoppeng. Dalam sambutan, Ketua KPU Kabupaten Soppeng menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan ini kepada para undangan bahwa dukungan dari mitra strategis terkait sosialisasi pemilu 2024 sangat dibutuhkan. Utamanya sosialisasi yang ditujukan kepada masyarakat yang tergabung dalam jamaah atau jemaat dalam komunitas keagamaan, Jelas Muhammad Hasbi. Ibarat gayung bersambut, mitra strategis merespon positif maksud kerjasama dari KPU Soppeng. Dengan senanghati pemuka agama, instansi keagamaan serta tokoh adat dan tokoh masyarakat akan berkomitmen membantu sosialisasi demi suksesnya Pemilu dan Pemilihan Serentak tahun 2024. ‘Secara pribadi, siap membantu KPU mensukseskan Pemilu’ tutur H. Kasnaidi Ketua Muhammadiyah Cabang Soppeng. Ditambahkan pula oleh Pendeta Neni dari Gereja Immanuel, bahwa dengan tangan terbuka pihak gereja siap untuk bekerjasama. Aspikal, Divisi Hukum dan Pengawasan juga menambahkan bahwa hasil dari pertemuan ini akan menjadi acuan atau rekomendasi untuk merancang dan menyusun kegiatan sosialisasi Pemilu 2024, tuturnya. Undangan yang hadir adalah perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Soppeng beserta 1 (satu) orang penyuluh agama dari 8 (delapan) kecamatan, Pemuka agama Nasrani dari Gereja Immanuel, Geraja Toraja, Gereja Katolik, dan Gereja Petra, Ketua Muhammadiyah, NU, MUI, serta tokoh adat dan tokoh masyarakat. Pertemuan ditutup tepat pukul 12.30 WITA dan dilanjutkan dengan santap siang bersama. (da/teknishupmassoppeng)  


Selengkapnya
424

Lomba Mewarnai Yang Dilaksanakan KPU Soppeng Berlangsung Meriah

Sebanyak 50 (lima puluh) orang siswa Kelas 1 (satu) Sekolah Dasar menjadi peserta lomba mewarnai yang dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Soppeng pada hari Selasa (06/09/2022) bertempat di Hotel Grand Saota Watansoppeng. Kegiatan ini adalah salah satu bentuk sosialisasi pelaksanaan tahapan Pemilu Serentak Tahun 2024. Kegiatan lomba mewarnai diikuti oleh 25 (dua puluh lima) sekolah dasar yang ada di Kecamatan Lalabata. Setiap sekolah mengutus 2 (dua) orang siswa, 1 (satu) Laki- Laki dan 1 (satu) perempuan yang masing- masing siswa peserta didampingi guru pendamping dan orang tua siswa. Durasi lomba mewarnai adalah 30 menit, selanjutnya sambil menunggu tim juri melakukan penilaian, Ketua KPU Kabupaten Soppeng memberikan sosialisasi tentang tahapan pelaksanaan Pemilihan Umum Serentak Tahun 2024 kepada guru dan orang tua siswa pendamping peserta. “Sasaran kegiatan lomba mewarnai prinsipnya adalah menumbuhkan kreatifitas anak- anak dan di sisi lain ada ruang untuk mensosialisasikan tahapan Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024 kepada guru pendamping dan orang tua siswa” Jelasnya. Melalui kegiatan lomba ini, KPU Soppeng ingin menyampaikan pula tahapan- tahapan pemilu Serentak tahun 2024 yang sedang dan akan dilaksanakan. ‘ Kita berharap penyelenggaraan tahapan pemilu bukan hanya tanggungjawab KPU, tetapi butuh peran serta masyarakat dalam mensosialisasikan tahapan pemilu kepada kerabat dan masyarakat di lingkungan masing-  masing’ tambah Muhammad Hasbi. Lomba ini memilih 6 orang siswa sebagai juara, yaitu Balqis Adiva dari SDN 30 Paowe (Juara 1), Waizila Albina Azzahra dari SDN 10 Akkampeng ( Juara 2), Nuria Wahyudi dari SDN 9 Mallanroe (Juara 3), Namar Zahra dari SDN 8 Maccope (Juara Harapan 1), Adiba Inara Putri dari SDN 5 Mattiropole (Juara Harapan 2), dan A. Abdullah Hilmy Yusuf dari SD IT Ar Raihan (Juara Harapan 3) yang masing- masing mendapatkan trophy dan uang pembinaan. Selain siswa yang menjadi juara, panitia pelaksana juga menyiapkan sertifikat bagi seluruh peserta yang telah mengikuti lomba. Peralatan mewarnai berupa pensil warna yang dibagikan oleh KPU Soppeng juga boleh dibawa pulang sebagai seminar kit bagi peserta. Tak hanya itu, guru pendamping dan orang tua siswa yang hadir juga diberikan bahan sosialisasi berupa mug dan gantungan kunci. KPU Soppeng berharap, antusiasme peserta, guru dan orang tua siswa pada kegiatan ini menjadi awal pertanda baik terhadap persentase tingkat partisipasi masyarakat pada Pemilu Serentak tahun 2024 mendatang.(da/teknishupmassoppeng)    


Selengkapnya